LIVE TV

Home / Berita

Rabu, 3 Maret 2021 - 14:16 WIB

Snack Video Diblokir Atas Permintaan OJK

INDOJAMBI.ID – Tak sedikit netizen yang kesulitan karena tidak bisa membuka aplikasi Snack Video di Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menegaskan bahwa Snack Video telah diblokir sejak Selasa (2/3/).

“Kominfo telah melakukan proses blokir terhadap website Snack Video per 2 Maret 2021,” ujar Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi kepada detikINET, Rabut (3/3/).

Dedy menjelaskan meski saat ini aplikasi Snack Video masih bisa diunduh dari Play Store, tetapi pengajuan blokir ke Play Store masih berlanjut memang membutuhkan waktu. Hal itu karena harus berkoordinasi dengan pihak pusat Google yang ada di Amerika Serikat.

Adapun pemblokiran Snack Video tersebut, merupakan permintaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada Kominfo.

BACA JUGA  Sasar Penduduk Miskin, KNPI Tanjab Barat Bagikan Sembako

“Sesuai dengan surat yang kami terima, Snack Video dinilai sebagai penyelenggara konten video tanpa izin ke OJK. Mengenai detail izin seperti apa, bisa ditanyakan ke OJK,” ungkap Dedy.

Adapun berdasarkan informasi yang diterima Kominfo, pihak Snack Video saat ini sedang mengajukan sanggahan ke OJK mengenai legalitas mereka.

“Dengan kondisi ini, maka posisi Kominfo juga akan ditentukan oleh hasil sanggahan tersebut,” kata Dedy.

Snack Video merupakan aplikasi yang menawarkan pendapatan pada penggunanya dengan menonton video hingga hingga sistem mengajak teman. Namun, kini aplikasi ini susah diakses. Pagi ini, Rabu (3/3) terpantau banyak netizen yang mempertanyakan kenapa Snack Video tidak bisa dibuka.

BACA JUGA  Bupati Terpilih Anwar Sadat Beri Ucapan Peringatan Hari Pers Nasional

Penyebabnya adalah, Snack Video tidak memiliki izin dan dinyatakan ilegal. Aplikasi ini telah dibahas oleh Satgas Waspada Investasi (SWI) dan dinyatakan bahwa aplikasi tersebut ilegal.

“Kami sudah bahas dengan pengurus Snack Video dan terdapat kesepakatan untuk menghentikan kegiatannya sampai izin diperoleh,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing dalam keterangan resminya yang diterima detikcom, Senin (1/3).

“Kami juga telah meminta Kementerian Kominfo untuk menghentikan aplikasi TikTok Cash yang berpotensi merugikan masyarakat,” imbuhnya.

Sumber: Detik.com

Share :

Baca Juga

0001 16971772850 20210216 194752 0000

Berita

Reses di Kecamatan Tebing Tinggi, Anggota Dewan Nova Anggun Sari Serap Aspirasi Masyarakat
IMG 20210224 135303

Berita

Memasuki Musim Kemarau, Dandim 0419 Tanjab Ingatkan Masyarakat untuk tidak Membakar Lahan
IMG 20210401 WA0039

Bupati

Bupati Tanjab Barat Tinjau Lahan Warga yang Tergenang Dampak Pembangunan Pintu Air
IMG 20201221 201458

Berita

Yayasan Budi luhur Terima Penghargaan dari Polres Tanjab Barat
IMG 20201111 WA0049

Berita

Tiba di Renah Mendaluh Anwar Sadat-Hairan Disambut dengan Tradisi Kompangan
IMG 20200905 191704

Berita

Gerindra Usung Anwar Sadat – Hairan di Pilkada Tanjab Barat
IMG 20201101 WA0054

Berita

Pesan Warga Taman Raja, Kalau Anwar Sadat – Hairan Terpilih Minta Makam Raja Gagak Dipugar
IMG 20201114 001701

Berita

Warga Bugis Kuala Tungkal Nyatakan Sikap Mendukung Anwar Sadat-Hairan