LIVE TV
Manager PLN ULP Kuala Tungkal Berganti, Mandala Putra: Saya mohon pamit dan undur diri PUTIN Rilis Survei Pilkada di Tanjab Barat 2024, Anwar Sadat Jauh Unggul Simak Spesifikasi Samsung Galaxy A54 Secara Lengkap! Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis Seorang Warga Desa Terjun Gajah Tanjab Barat Tewas Ditelan Ular Piton

Home / Pilkada / Politik / Tanjab Barat

Sabtu, 16 November 2024 - 19:00 WIB

Sebut Makan hanya Dua Kali Sehari, Warga Kampung Nelayan Kesal dengan Paslon Bupati ini

INDOJAMBI.ID – Perbincangan warga khususnya warga masyarakat Kampung Nelayan terkait perkataan paslon Bupati nomor urut 03, Hairan-Amin dalam acara debat kandidat yang menyebut masyarakat Kampung Nelayan hanya makan dua kali sehari kalau musim utara tiba terus menuai polemik.

Hal tersebut berawal pada sesi tanya jawab debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat yang diselenggarakan KPU pada tanggal 15 November 2024. Calon nomor urut 01 melalui Dr Katamso mempertanyakan kepada nomor urut 03, bagaimana gambaran kemiskinan dan cara mengatasi tentang kemiskinan di Kabupaten Tanjab Barat?

Menanggapi pertanyaan dari paslon nomor 01, Hairan calon Bupati nomor 03 menggambarkan bagaimana kondisi masyarakat Kampung Nelayan yang susah, yang menurutnya sampai makan pun hanya dua kali sehari bilamana musim utara tiba.

“Kita tidak percaya dengan data, masyarakat kampung nelayan kalau di musim utara mereka hanya makan dua kali dalam sehari,” sebut Hairan.

BACA JUGA  Siaga Karhutla, Bupati Tanjab Barat dan Kapolda Jambi Cek Embung Air di Desa Muntialo

Karena acara debat tersebut disiarkan langsung stasiun Televisi dan lewat kanal YouTube, tentu banyak ditonton oleh masyarakat.

Berlin, seorang warga Kampung Nelayan yang juga menjabat sebagai Ketua RT ini pun turut menyaksikan debat pada malam itu.

Ia menilai apa yang dikatakan oleh paslon 03 tidaklah benar. Berlin tahu betul kondisi warga masyarakat Kampung Nelayan. Pernyataan tersebut menurutnya terlalu didramatisir seakan warga Kampung Nelayan sangat susah dan miskin.

“Kami merasa tak nyaman, seakan warga Kampung Nelayan begitu susahnya harus makan dua kali sehari,” kata Berlin, Sabtu (16/11).

“Itu tidak benar, bohong itu, saya orang Kampung Nelayan tidak pernah dengar warga kami cuma makan dua kali saat musim utara,” kata Berlin dengan nada kesal.

Bahkan Berlin berani menantang untuk memastikan bahwa perkataan itu bohong.

BACA JUGA  Tiga Malam Berturut-turut Bupati Tanjabbar Anwar Sadat Kontrol Penanganan Genangan Air

“Warga kami disini tidak pernah kelaparan, boleh dicek,” tegasnya.

Menurut Berlin lagi, melihat kondisi saat ini warga masyarakat Kampung Nelayan banyak yang ber ekonomi mapan. Tidak semata berprofesi sebagai nelayan tapi banyak juga yang nyambi bekerja seperti berkebun dan lain sebagainya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Tahang, warga Kampung Nelayan yang berprofesi sebagai nelayan. Diterangkannya, ia sudah puluhan tahun tinggal di wilayah tersebut namun belum pernah mengetahui kalau ada warga sampai makan dua kali sehari kalau musim utara datang.

“Yang dimaksud itu warga Kampung Nelayan yang mana?, saya orang Kampung Nelayan tidak pernah ada itu. Bohong itu, jangan berlebih-lebihlah,” kata Tahang.

“Dia dapat data dari mana, memang sering apa dia ke Kampung Nelayan? sebutnya. (Red)

 

 

Share :

Baca Juga

Berita

Kejurprov KU FPTI Jambi, Atlet Panjat Tebing Tanjabbar Sumbang 3 Medali Perunggu

Berita

Bupati Tanjab Barat Resmikan Rumah Singgah untuk Keluarga Pasien Rumah Sakit

Berita

Pindah Tugas, Malam Perpisahan Kajari Tanjab Barat Berlangsung Hangat

Pilkada

Maju di Pilkada Tanjabbar, Anwar Sadat – Katamso Jalani Tes Kesehatan di RS Bhayangkara, Jambi

Pilkada

Kuala Betara Keren, Warganya Kompak Dukung Anwar Sadat – Katamso

Berita

Benahi Aset Daerah, Disaksikan oleh KPK Bupati Tanjabbar Terima Ratusan Sertifikat dari BPN

Pilkada

Relawan Barda-K Siap Amankan Suara UAS-Katamso di Parit 2 Kel Patunas

Berita

Demi Mewujudkan Pelayanan Kesehatan di RSUD, Paviliun dan Hemodialisa Diresmikan Anwar Sadat