LIVE TV

Home / Berita

Selasa, 31 Maret 2020 - 16:21 WIB

PIS Bagikan Sembako kepada Warga yang Terdampak Wabah Corona

Indo Jambi – Masa tanggap darurat Corona yang diberlakukan pemerintah sejak 29 Februari 2020 telah menimbulkan efek yang cukup tajam dalam menggerus ekonomi masyarakat, terutama kelas menengah ke bawah.

Betapa tidak, banyak pekerjaan diliburkan dan layanan jasa juga berkurang. Akibatnya, tidak sedikit warga yang kesusahan akibat darurat corona, sebagian masyarakat menjadi tak berdaya secara ekonomi.

Karena itu, Yayasan Pencinta Infak dan Sedekah (PIS) Kuala Tungkal menginisiasi untuk memberikan bantuan sembilan bahan pokok atau sembako kepada warga kurang mampu di Kota Kuala Tungkal, Kecamatan Tungkal ilir, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi, Selasa (31/3).

Untuk menghindari berkumpulnya warga, maka sembako itu diantarkan langsung ke rumah yang layak menerimanya.

“Alhamdulillah, kita bisa berbagi terutama kepada mereka yang kurang mampu, salah satunya saudari Wulandari seoarang janda yang kebetulan sedang melakukan karantina mandiri selama 14 hari, karena baru pulang mengantar anaknya berobat di RSCM Jakarta, ” kata Haris Susanto didampingi M. Nasir alias Angah Anas di sela pembagian sembako.

IMG 20200331 WA0087

Terpisah, Ketua PIS Kuala Tungkal Zakaria Ansori, SHI, MH mengatakan, bahwa pembagian sembako merupakan bentuk kepedulian PIS terhadap warga tak mampu.

Dikatakannya, dalam kondisi normal saja mereka sudah susah, apalagi dalam kondisi darurat Corona. Soalnya lahan pekerjaan mereka banyak berkurang atau bahkan tutup.

Adapun jumlah isi paket sembako yang dibagikan berupa beras, gula, tepung, minyak, sabun dan lain – lain sebesar Rp. 250.000,-“

“Itu tentu yang tampak saja, di luar itu tentu masih banyak yang butuh bantuan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kehadiran virus Corona benar-bnenar menjadi hantu yang mengerikan. Tidak hanya kemampuannya untuk membunuh manusia, tapi juga melahirkan efek domino bagi perputaran roda ekonomi bangsa. Kebijakan pemberlakuan masa tanggap darurat untuk menghentikan laju penularan Corona, suka tidak suka telah menimbulkan dampak ekonomi yang cukup parah.

Karena itu lanjutnya, Pemerintah dan pihak-pihak terkait wajib mengusahakan agar virus Corona lenyap dari bumi Indoensia. Namun juga yang terpenting adalah, mencari jalan keluar agar warga yang terdampak kebijakan masa tanggap darurat Corona juga bisa menyambung hidupnya.

“Kalau jumlah orang yang positif terjangkit Covid-19, mungkin seribu lebih atau berapa, tapi warga miskin yang terdampak kebijakan itu bisa mencapai jutaan. Ini belum ada pemberlakuan lock down, naudzubillah,” pungkasnya. (Ame)

Share :

Baca Juga

IMG 20200404 WA0074

Berita

Perihatin Melihat Nelayan, Ketua HNSI Tanjab Barat Syuprayogi Syaiful Berikan Bantuan Sembako
IMG 20210119 WA0031

Berita

77 Box Benih Lobster Ditemukan di Jembatan Parit 2 Kuala Indah, Tanjab Barat
Polish 20201210 020613805

Berita

Pilkada Tanjab Barat, Anwar Sadat-Hairan Unggul di Sebelas Kecamatan
IMG 20200322 WA0006

Berita

Dengan Speed Boat, Polres Tanjab Barat bersama TNI AL Himbau Masyarakat Pesisir Terkait Ancaman Corona
IMG 20200102 151450 compress52

Berita

Rodiyanto Ambil Formulir di Golkar, Ini Kata Cek Endra
0001 16971772850 20210216 194752 0000

Berita

Reses di Kecamatan Tebing Tinggi, Anggota Dewan Nova Anggun Sari Serap Aspirasi Masyarakat
images 2

Berita

RS Daud Arif Kuala Tungkal Siapkan Ruang Isolasi Pasien Corona
IMG 20201114 001701

Berita

Warga Bugis Kuala Tungkal Nyatakan Sikap Mendukung Anwar Sadat-Hairan