Buaya Berkeliaran di Perkebunan Warga Bramitam yang Terendam Banjir

- Editor

Jumat, 31 Desember 2021 - 00:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDOJAMBI.ID – Belasan Buaya Muara (Crocodylus porosus) bermunculan di perkebunan warga Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kemunculan predator ganas di perkebunan warga tersebut disebabkan luapan banjir dari aliran hulu sungai yang mengakibatkan kebun warga tergenang oleh air.

Celakanya, tergenangnya kebun warga tersebut diduga akibat luapan dari kanal Perusahaan milik PT WKS, yang sejak 3 bulan terakhir merendam perkebunan masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut warga setidaknya ada belasan buaya muara terlihat bermunculan sejak kebun masyarakat di 3 desa di wilayah tersebut terendam banjir.

Salah seorang petani Sawit Desa Bramitam Kanan, Ahmad mengatakan, semenjak banjir melanda perkebunan mereka ia kerap menemukan kebaradaan buaya disaat dirinya sedang memanen buah sawit.

“Memang sungai ni ada buaya nya tapi dak pernah sampai masuk ke kebun, kemaren waktu manen sempat nengok buaya tersebut lagi dibawah pohon sawit,” ujarnya.

Ia pun mengaku merasa takut dengan kemunculan predator ganas tersebut apalagi saat ingin ke kebun untuk memanen buah sawit.

“Kita menjadi was was dan takut jadinya nak panen sawit,” ucapnya.

Melansir dari Lintas Tungkal.com media partner Indojambi.id, terkait kemunculan buaya-buaya tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Bramitam Kanan, Ansori. Diterangkannya jika di sepanjang daerah aliran sungai Bramitam memang kerap melihat buaya muara di lokasi yang berbeda-beda dengan ukuran yang bervariasi pula.

“Laporan warga ada sekitar 15 ekor buaya di sungai ini, sering menampakkan diri berkeliaran apalagi saat warga sedang berada di kebun. Kemarin waktu turun meninjau lokasi banjir ada 3 kali melihat buaya yang ukuran nya sekitar 2,5 meter lah,” terang Kades.

Menurut Kades Bramitam, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat setempat dalam hal ini Polsek Tungkal Ilir dengan memasang panduk himbauan. Hal ini bertujuan agar warga tidak beraktifitas di sungai dan selalu waspada terhadap ancaman hewan ganas tersebut.

“Spanduk himbauan sudah dipasang di pinggir sungai agar warga hati hati saat memanen sawit dikebun mereka, dan juga nelayan yang cari ikan di sungai untuk tetap waspada jangan sampai ada korban jiwa karena buaya-buaya itu sudah naik keperkebunan,” ungkapnya. (*)

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Dinkes Tanjab Barat Sediakan Rumah Oksigen
Kabut Asap Kian Pekat, SMSI bersama Dinkes Tanjab Barat Bergerak Bagikan Masker
Nelayan Tanjab Barat Dapat Pelatihan Pelapisan Fiber dan Perbaikan Kapal dari Dinas Perikanan
Rumah Abu Bakti Leluhur Yayasan Budi Luhur Resmi Berdiri dan Digunakan
HUT Bhayangkara ke-80, Ditpolairud Polda Jambi Tanam 2000 Mangrove di Pesisir Kuala Tungkal
Hadiah Jutaan, Turnamen Domino TS Sukses Digelar
Menjelang Akhir Tahun, DPD PAN Tanjab Barat Berbagi Bersama Anak Yatim
DPD PAN Tanjab Barat Gelar Workshop Literasi Politik
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Dinkes Tanjab Barat Sediakan Rumah Oksigen

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Kabut Asap Kian Pekat, SMSI bersama Dinkes Tanjab Barat Bergerak Bagikan Masker

Selasa, 22 September 2026 - 15:42 WIB

Nelayan Tanjab Barat Dapat Pelatihan Pelapisan Fiber dan Perbaikan Kapal dari Dinas Perikanan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Rumah Abu Bakti Leluhur Yayasan Budi Luhur Resmi Berdiri dan Digunakan

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:17 WIB

Hadiah Jutaan, Turnamen Domino TS Sukses Digelar

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:20 WIB

Menjelang Akhir Tahun, DPD PAN Tanjab Barat Berbagi Bersama Anak Yatim

Sabtu, 27 Desember 2025 - 17:25 WIB

DPD PAN Tanjab Barat Gelar Workshop Literasi Politik

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:53 WIB

Bupati Anwar Sadat Serahkan 59 Motor Baru untuk Da’i Desa Siap Gaspol

Berita Terbaru