Walaupun itu Fakta, Membicarakan Keburukan Orang di Medsos Bisa Dijerat Hukum

- Editor

Sabtu, 12 Juni 2021 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDOJAMBI.ID – Pemerintah mempertegas bunyi Pasal 27 Ayat (3) dalam usulan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pihak yang membicarakan keburukan orang melalui media sosial, meskipun sesuai fakta, bisa dihukum menggunakan UU ITE.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mencontohkan dirinya dibicarakan sekelompok orang karena memiliki tato. Meskipun benar, perbuatan tersebut tetap bisa dihukum.

“Kalau diperiksa betul ada tato, itu pencemaran. Gibah namanya. Apa bisa dihukum? Dihukum meski pun terbukti ada (fakta sesuai),” kata Mahfud dalam konferensi pers virtual, Jumat, (11/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyebut, pemidanaan bisa dilakukan jika orang tersebut merasa tidak senang. Sebab, informasi yang beredar tersebut menjadi konsumsi publik.

“Kalau ada (keburukan terbukti), tetapi saya tidak senang didengar orang lain, itu bisa dihukum juga,” ujar Mahfud.

Namun, implementasi pasal 27 ayat (3) ini hanya bisa diterapkan kalau pelaporan disampaikan langsung tanpa perwakilan. Sebab, delik pasal tersebut diganti menjadi aduan.

“Bahwa pihak yang berhak menyampaikan pengaduan dalam tindak pidana pencemaran, fitnah, menyerang kehormatan atau nama baik seseorang melalui media informasi dan teknologi hanya korban,” sebutnya.

Selain itu, dirinya menjelaskan revisi UU ITE nanti bakal memperperjelas perbedaan antara fitnah dan pencemaran nama baik. Sehingga, tidak ada lagi salah tafsir dalam implementasi aturan tersebut nantinya.

“Sesuai keputusan MK Nomor 50/PUU-VI/2008 termasuk pengubahan ancaman pidana diturunkan,” ujar Mahfud MD.

Sumber: Medcom.id

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Dinkes Tanjab Barat Sediakan Rumah Oksigen
Kabut Asap Kian Pekat, SMSI bersama Dinkes Tanjab Barat Bergerak Bagikan Masker
Nelayan Tanjab Barat Dapat Pelatihan Pelapisan Fiber dan Perbaikan Kapal dari Dinas Perikanan
Rumah Abu Bakti Leluhur Yayasan Budi Luhur Resmi Berdiri dan Digunakan
HUT Bhayangkara ke-80, Ditpolairud Polda Jambi Tanam 2000 Mangrove di Pesisir Kuala Tungkal
Hadiah Jutaan, Turnamen Domino TS Sukses Digelar
Menjelang Akhir Tahun, DPD PAN Tanjab Barat Berbagi Bersama Anak Yatim
DPD PAN Tanjab Barat Gelar Workshop Literasi Politik
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Dinkes Tanjab Barat Sediakan Rumah Oksigen

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Kabut Asap Kian Pekat, SMSI bersama Dinkes Tanjab Barat Bergerak Bagikan Masker

Selasa, 22 September 2026 - 15:42 WIB

Nelayan Tanjab Barat Dapat Pelatihan Pelapisan Fiber dan Perbaikan Kapal dari Dinas Perikanan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Rumah Abu Bakti Leluhur Yayasan Budi Luhur Resmi Berdiri dan Digunakan

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:17 WIB

Hadiah Jutaan, Turnamen Domino TS Sukses Digelar

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:20 WIB

Menjelang Akhir Tahun, DPD PAN Tanjab Barat Berbagi Bersama Anak Yatim

Sabtu, 27 Desember 2025 - 17:25 WIB

DPD PAN Tanjab Barat Gelar Workshop Literasi Politik

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:53 WIB

Bupati Anwar Sadat Serahkan 59 Motor Baru untuk Da’i Desa Siap Gaspol

Berita Terbaru