LIVE TV
Manager PLN ULP Kuala Tungkal Berganti, Mandala Putra: Saya mohon pamit dan undur diri PUTIN Rilis Survei Pilkada di Tanjab Barat 2024, Anwar Sadat Jauh Unggul Simak Spesifikasi Samsung Galaxy A54 Secara Lengkap! Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis Seorang Warga Desa Terjun Gajah Tanjab Barat Tewas Ditelan Ular Piton

Home / Berita

Sabtu, 7 Mei 2022 - 20:48 WIB

Pemerintah Didesak untuk Mengganti Nama RSUD ‘Suryah Khairuddin” Merlung

INDOJAMBI.ID – Pemberian nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ‘Suryah Khairuddin’ yang berada di Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi terus menjadi sorotan.

Kali ini datang dari seorang Kamal Firdaus tokoh masyarakat Merlung yang lama malang melintang di dunia hukum yang kini lebih banyak menetap di Yogyakarta.

Mantan guru besar ilmu hukum UGM ini mendesak Pemerintah untuk segera mengganti nama RSUD “Suryah Khairuddin” karena dinilai tidak ada relevansinya menggunakan nama tersebut.

Menurut Kamal Firdaus, pemberian nama “Suryah Khairuddin” sangat kental nepotisme di era pemerintahan Bupati Safrial pada masa itu. Bagaimana tidak, “Suryah Khairuddin” adalah nama orang tua dari Safrial. Sementara RSUD dibangun dengan menggunakan anggaran APBD bukan menggunakan uang pribadi Safrial.

BACA JUGA  Terkait Sengketa Lahan Teluk Nilau, Dewan Tuding Pemkab Tanjab Barat Cenderung Berpihak ke Perusahaan

Disamping itu dikatakan Kamal Firdaus, pemberian nama tersebut juga tanpa ada persetujuan dari DPRD.

“Suryah Khairuddin tak lain tak bukan adalah nama bapak kandung dari Safrial yang menjabat Bupati ketika itu. Beliau bukan Dokter dan bukan pula pejuang atau Pahlawan Kemerdekaan,” kata Kamal Firdaus, Sabtu (7/5).

Putra pejuang yang gugur di Merlung pada masa agresi Belanda II ini juga dengan tegas mengatakan, bahwa pemberian nama keluarga pada bangunan yang didanai oleh APBD merupakan sebuah praktek nepotisme yang dilakukan seorang penyelenggara Negara.

BACA JUGA  Di Tebing Tinggi, Anwar Sadat dan Katamso Banjir Dukungan

“Pembangunan dengan menggunakan dana dari APBD tapi kemudian bangunannya diberi nama keluarga sendiri, jelas merupakan praktek nepotisme yang dilakukan oleh seorang penyelenggara negara,” tegasya.

Untuk itu, dirinya meminta perhatian Pemerintah mulai dari Menteri Kesehatan, Gubernur Jambi, Bupati Tanjung Jabung Barat dan DPRD untuk dapat berkoordinasi mengambil keputusan kongkrit dan bersikap agar RSUD yang terlanjur diberi nama “Suryah Khairuddin” tersebut diganti dengan nama yang lain. (Ame)

Share :

Baca Juga

Berita

Seleksi Penempatan Jabatan, 27 Pejabat Ikut Uji Kompetensi JPT

Berita

Haul ke-11 Ulama Besar Tanjab Barat Seykh Ali bin Abdul Wahab Dihadiri Ribuan Jamaah

Berita

Taharuddin Jubir Covid-19 Tanjab Barat Positif Corona

Berita

Ungkapan Rasa Syukur, Anwar Sadat Berbagi Kebahagiaan dengan Warga di Moment Pernikahan Putranya

Berita

Pemkab Tanjab Barat Terima 3 Penghargaan dari KPK

Berita

Partai Perindo Bagi – bagi Sembako dan Masker di Tanjab Barat

Berita

Wabup Hairan Hadiri Rapat Paripurna Ketiga DPRD

Berita

Pemuda Pancasila Tanjab Barat Potong Hewan Qurban, Anwar Sadat Dapat Kehormatan Semblih Sapi