LIVE TV
Manager PLN ULP Kuala Tungkal Berganti, Mandala Putra: Saya mohon pamit dan undur diri PUTIN Rilis Survei Pilkada di Tanjab Barat 2024, Anwar Sadat Jauh Unggul Simak Spesifikasi Samsung Galaxy A54 Secara Lengkap! Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis Seorang Warga Desa Terjun Gajah Tanjab Barat Tewas Ditelan Ular Piton

Home / Berita / Bupati

Sabtu, 20 Maret 2021 - 17:28 WIB

Dokter Spesialis RSUD Daud Arif Kuala Tungkal Mengakhiri Aksi Mogok Setelah Bupati dan Wabub Turun Tangan

INDOJAMBI.ID – Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat sempat terganggu. Pasalnya, sebanyak 12 orang Dokter spesialis yang bertugas di RSUD Daud Arif mengelar aksi mogok kerja, Jumat (19/3).

Para Dokter tersebut terpaksa harus melakukan aksi mogok kerja, lantaran pihak RSUD hingga kini belum juga membayarkan gaji insentif mereka terhitung dari bulan Juni hingga Desember 2020.

Mengetahui ada aksi mogok oleh para Dokter, Bupati Tanjab Barat Drs Anwar Sadat, M.Ag dan juga Wakilnya Hairan, SH langsung turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh para Dokter spesialis tersebut.

Ke dua orang pucuk pimpinan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang baru sebulan dilantik tersebut, langsung memanggil Sekda Agus Sanusi dan bergerak cepat melakukan komunikasi dengan dr Saut yang merupakan koordinator dalam aksi mogok.

BACA JUGA  Fasilitas Baru, Gedung Petro Berkah Pengabuan Convention Center Ditinjau Anwar Sadat

Dari hasil komunikasi yang dilakukan, belasan Dokter spesialis tersebut akhirnya bersedia untuk menghentikan aksi mogok nya.

“Insyaallah pelayanan kembali normal lagi. Tadi saya sudah telpon, kita sudah bicarakan dengan koordinatornya. Dokter Saut nya sudah janji pelayanan normal kembali,” kata Wabub Hairan, Jumat (19/3).

Dikatakannya juga, bahwa untuk menyelesaikan permasalahan yang dikeluhkan oleh para Dokter, akan ada pertemuan lanjutan kembali.

“Nanti akan ada pertemuan lanjutan guna meng-kelirkan persoalan yang dikeluhkan para dokter spesialis kita ini,” ujarnya.

BACA JUGA  Pelabuhan Kelagian Tebing Tinggi Diusulkan Masuk Rencana Induk Pelabuhan

Sementara itu, Dirut RSUD Daud Arif, Elfry Syahril membenarkan bahwa seluruh dokter spesialis yang ada di RS ini tengah melakukan mogok kerja.

”Ya, Dokter spesialisnya mogok kerja karena insentif nya belum dibayarkan dari Juni sampai Desember 2020, tapi Insentif BPJS bukan Pemda,” terang Elfry.

Dikatakan Elfey, saat ini tengah direkap dan ada tim penghitung nya, dan menurutnya akan selesai pada hari Rabu 17 Maret dan juga harus dicocokan oleh Kasubag Keuangan dan Bendahara RSUD.

”Ini butuh waktu dan proses, sebenarnya hari ini selesai penghitungannya, hanya butuh sedikit sabar saja,” ujar Elfry. (Ame/Hengky)

 

Share :

Baca Juga

Berita

SMSI Pusat Desak Polisi Usut Kasus Penganiayaan Ketua SMSI Madina Terkait Pemberitaan

Berita

Bupati Tanjab Barat Tinjau lokasi Kebakaran di Parit Cegat, Desa Teluk Sialang

Berita

Wabub Hairan Menyambangi dan Memberikan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Desa Suak Samin

Berita

Pisah Sambut Kapolres, SMSI Tanjab Barat Berikan Cenderamata kepada AKBP Padli

Berita

Lomba Menongkah akan Semarakkan HUT RI ke-79 dan Hari Jadi Tanjabbar ke-59

Berita

Pemkab Tanjab Barat Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Syekh Usman

Berita

Selesai, Hasil Hitung Cepat KPU Pilkada Tanjab Barat, Anwar Sadat-Hairan 44,7%, Mulyani-Amin 34,4% dan Mukhlis-Supardi 20,9%

Berita

Kapolres Tanjab Barat Beri Penghargaan kepada Organisasi Pers