LIVE TV
Argentina Juara Copa Amerika Setelah Tundukkan Brazil di Final Selesai, Hasil Hitung Cepat KPU Pilkada Tanjab Barat, Anwar Sadat-Hairan 44,7%, Mulyani-Amin 34,4% dan Mukhlis-Supardi 20,9% Paslon Anwar Sadat – Hairan Dapat Nomor Urut 2 HUT Ke 22, DPD PAN Tanjab Barat Sambangi Panti Asuhan Aisyah PAN Resmi Usung Anwar Sadat-Hairan di Pilbup Tanjab Barat

Home / Berita

Selasa, 10 Maret 2020 - 17:01 WIB

Pelaku Penyerang Kepsek SMU 10 Tanjab Barat Diketahui Miliki Dua Buah Senpi dan Positif Narkoba

Indo Jambi – Kepolisian Polres Tanjung Jabung Barat berhasil mengamankan dua buah senjata api ilegal dari tangan tersangka BM yang merupakan pelaku penyerangan seorang Kepala Sekolah SMU 10 Tanjab Barat, Senin (09/03).

Dua pucuk senjata api ilegal yang berhasil diamankan tersebut adalah satu senjata api rakitan dan satu senjata jenis air softgun. Kedua senjata tersebut ditemukan di kediamannya di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Merlung, Kabupaten TanjungJabung Barat.

Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH membeberkan pengungkapan kepemilikan senpi ilegal ini berawal dari pengungkapan kasus penganiayaan yang dilakukan BM terhadap Kepsek SMU 10 Tanjab Barat.

“Senjata api ini sempat dibawa pelaku BM saat mendatangi Kepsek SMAN 10 melalukan penganiayaan dan ancaman beberapa waktu lalu,” ungkap Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH kepada awak media di Mapolres, Selasa (10/03).

Selain air shoftgun dan senjata api rakitan, petugas juga menemukan satu butir amunisi aktif saat penggeledahan. Disamping itu, ditemukan juga beberapa alat untuk mengkonsumsi narkoba.

“Kita lakukan tes unrine, hasilnya pelaku positif mengandung narkoba methametamine jenis sabu-sabu, artinya hasil tes urine tersebut selaras dengan barang bukti yang ditemukan,” ujar Kapolres.

Menurutnya, saat ini penyidik kepolisian masih terus mendalami bagaimana BM bisa mendapatkan senjata api ilegal tersebut.

“Hasil pemeriksaan sementara semuanya tidak berizin, makannya kita sedang melakukan pendalaman bagaimana cara dia mendapatkannya,” kata AKBP Guntur Saputro.

Diterangkan oleh Kapolres bahwa dari pengakuan BM, ia mengaku menggunakan senjata tersebut hanya untuk jaga diri saja.

“Dia cuma memakai senjata itu untuk jaga diri kala membawa mobil logging, tapi ya kita masih dalami,” ujar Guntur.

Sebagaimana diketahui, kasus ini berawal dari adanya laporan Kepala sekolah SMU 10 Tanjung Jabung Barat yang menerima perlakuan penganiayaan dan ancaman dari BM pada 4 Maret yang lalu. Dimana pada saat itu pelaku mendatangi kepsek di sekolah yang tak terima atas perlakuan kepsek yang menyita hand phone anaknya. Tidak tahu pemasalahan sebenarnya, pelaku mendatangi untuk mencari kepsek  SMU 10 tempat dimana anaknya tersebut bersekolah. BM langsung marah-marah hingga melakukan tindakan kekerasan dan pengancaman terhadap kepsek.(Ame/Angah)
 

Share :

Baca Juga

IMG 20210923 WA0073

Berita

Ini 11 Lokasi Pertandingan MTQ Tingkat Provinsi Jambi ke-50 di Tanjab Barat
IMG 20200331 WA0107

Berita

PIS Bagikan Sembako kepada Warga yang Terdampak Wabah Corona
IMG 20210309 WA0056

Bupati

Bupati Tanjab Barat Disuntik Vaksin Covid-19
IMG 20210911 230459

Berita

Wabub Hairan Gusar Munculnya Akun Facebook Atas Nama “Hairan Journey”
IMG 20210708 WA0070

Berita

Muscab Bersama Memilih Ketua DPC PAN se Tanjab Barat Berlangsung Sukses
IMG 20210929 WA0018

Berita

Wabub Hairan Pimpinan Apel Gelar Pasukan Pengamanan MTQ
IMG 20210727 WA0126

Berita

Bupati Anwar Sadat Hadiri Rapat Paripurna ke-1 Raperda RPJMD
IMG 20210824 175012

Berita

HUT ke-23 DPD PAN Tanjabbar Gelar Syukuran dan Berikan Bantuan Korban Longsor