LIVE TV
Inilah 6 Alasan Pentingnya Menggunakan Casing HP Mengenaskan, Seorang Wanita di Kuala Tungkal Dibunuh Tetangganya Saat Sholat Jum’at, Kebakaran Landa Pemukiman di Tungkal Harapan Jangan Buru-Buru, ini Tanda Laptop Kamu Harus Ganti! Argentina Juara Copa Amerika Setelah Tundukkan Brazil di Final

Home / Berita

Sabtu, 28 November 2020 - 22:57 WIB

Polres Tanjab Barat akan Tindak Pemilik Akun Palsu yang Meresahkan Selama Pilkada

INDOJAMBI.ID – Polres Tanjab Barat meningkatkan cyber patrol atau patroli dunia maya terhadap akun-akun palsu di media sosial yang meresahkan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menciptakan Pilkada Tanjab Barat yang aman, damai serta menghindari gesekan di kalangan masyarakat.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH melalui Wakapolres Kompol Alhajat, SIK di Mapolres Tanjab Barat, Sabtu (28/11/20).

Dituturkannya, tiap perhelatan pilkada media sosial selalu ramai dengan konten-konten yang mengarah kepada ujaran kebencian (hate speech) dan informasi palsu (hoaks) yang menyerang masing-masing kubu.

“Kita akan lakukan langkah hukum jika ada yang menyebarkan berita bohong dan provokatif yang berpotensi konflik di Pilkada ini,” ujar Wakapolres.

BACA JUGA  Perihatin Melihat Nelayan, Ketua HNSI Tanjab Barat Syuprayogi Syaiful Berikan Bantuan Sembako

Dia mengungkapkan, akun yang kerap berisi konten negatif dan cenderung provokasi dan sebagainya itu biasanya palsu alias bukan pemilik sebenarnya dari nama tertera di akun.

Dijelaskannya, tim cyber Polres Tanjab Barat akan memantau arus lalu lintas informasi utamanya di media sosial facebook, instagram, twitter dan youtube yang disinyalir bisa mengganggu kondisi keamanan jelang Pilkada, apalagi dimasa tenang.

“Saat-saat pilkada banyak akun palsu atau liar sehingga grup-grup di media sosial sebaiknya dibatasi karena akun palsu sering menimbulkan provokasi, bila terjadi mengarah pidana, admin grup bisa terseret,” tegasnya.

Dia tidak memungkiri masih banyak pengguna media sosial yang dalam mengungkapkan ekspresinya terlalu berlebihan sehingga tidak menyadari hal ini sudah memiliki payung hukum.

BACA JUGA  Tanjab Barat Zona Merah Covid-19, Kapolres Minta Masyarakat Taati Prokes

“Resikonya tinggi, pelakunya bisa dipidana jika ikut menyebar di medsos. Makanya kami akan terus mengingatkan untuk berhati-hati. Karena tim cyber akan bekerja dan memburu mereka yang menyebarkan hoaks di media sosial,” ujarnya.

Alhajat mengimbau, lebih baik fokus memperkenalkan program dari calon Bupati yang diusungnya tanpa ujaran kebencian atau yang sifatnya hasutan untuk menjatuhkan calon lain.

“Jika dinilai mengandung unsur fitnah apalagi Sara, maka sebaiknya informasi itu diabaikan dan jangan sekali-kali ikut dibagikan apalagi saat ini Pilkada di laksanakan di tengah Pandemi COVID-19,” imbaunya. (Ame/Pendi)

 

Share :

Baca Juga

IMG 20210119 WA0031

Berita

77 Box Benih Lobster Ditemukan di Jembatan Parit 2 Kuala Indah, Tanjab Barat
IMG 20210307 WA0091

Berita

Rayakan HUT ke-4, SMSI Jambi Bersama SAH dan BKKBN Gelar Aksi Soial
20201212 020340 0000

Berita

Analisis Kemenangan Anwar Sadat-Hairan Pada Pilkada Tanjab Barat Barat
IMG20201230172114

Berita

Malam Tahun Baru WFC Ditutup, Kapolres Tanjabbar Bagikan Beras kepada Pedagang
IMG 20200322 WA0006

Berita

Dengan Speed Boat, Polres Tanjab Barat bersama TNI AL Himbau Masyarakat Pesisir Terkait Ancaman Corona
IMG 20210305 230232

Bupati

Siaga Karhutla, Bupati Tanjab Barat dan Kapolda Jambi Cek Embung Air di Desa Muntialo
IMG 20220118 141220

Berita

Terkait Pembangunan Jembatan Tol yang Melintasi Sungai Pengabuan, Begini Kata Wabub Hairan
IMG 20201217 222141

Berita

Hasil Pleno KPU Tanjab Barat, Suara Terbanyak Pilbub Anwar Sadat-Hairan dan Pilgub Ce-Ratu