Inspektorat Tanjab Barat Terjunkan Tim Awasi Penggunaan Dana Desa

- Editor

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDOJAMBI.ID – Inspektorat Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus melakukan pengawasan pengelolaan keuangan desa, baik itu yang bersumber dari dana desa, ADD maupun pendapatan desa lainnya.

Untuk Tahun 2021 ini, pihak Inspektorat sudah melakukan pemeriksaan hampir kesemua Desa di Tanjab Barat dengan menerjunkan 4 tim.

Dari hasil laporan tim sementara, menurut Kepala Inspektorat Kabupaten Tanjab Barat Encep Zarkasih, dikatakannya dari sisi perencanaan masih ada kelemahan terutama dalam hal perencanaan untuk bangunan konstruksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini terjadi menurut Encep Zarkasih karena ada beberapa desa tidak ada tenaga ahli yang mendampingi.

“Walaupun ada pendamping desa, namun banyak yang disiplin ilmunya bukan orang tehnik,” tutur Encep, Jumat (29/10).

Dirinya menyarankan bila tidak ada tenaga tehnik pihak Desa bisa mengajukan surat ke Bupati minta pendamping tenaga tehnik dari ASN, yang menurutnya tenaga tehnik yang ada di Dinas PUPR maupun di Dinas Perkim cukup banyak.

Dari temuan di lapangan diterangkannya, untuk volume pekerjaan tidak ada masalah hanya dari segi kualitasnya saja ada beberapa yang tidak sesuai. Tapi ada peningkatan dalam hal penyelesaian administrasi.

“Tapi yang cukup bagus sekarang, peningkatan dalam penyelesaian administrasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi sampai dengan pelaporannya,” sebutnya.

Disinggung soal adanya pengaduan masyarakat terkait pengelolaan dana desa, Encep Zarkasih tidak menampik memang ada beberapa pengaduan masyarakat maupun dari Lembaga Swadaya Masyarakat, dan saat ini pihaknya masih melakukan klarifikasi data.

“Terkait laporan masyarakat kami akan melihat terutama apa substansinya yang dilaporkan. Klarifikasi itu dibutuhkan, apa itu fitnah, mengada-ada atau memang benar kenyataannya,” kata Encep.

Hal ini penting menurutnya, karena klarifikasi data dan kajian dibutuhkan saat pihaknya perlu untuk melakukan pendalaman terutama dalam melakukan pemeriksaan ataupun dalam melakukan investigasi. (Ame)

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Dinkes Tanjab Barat Sediakan Rumah Oksigen
Kabut Asap Kian Pekat, SMSI bersama Dinkes Tanjab Barat Bergerak Bagikan Masker
Nelayan Tanjab Barat Dapat Pelatihan Pelapisan Fiber dan Perbaikan Kapal dari Dinas Perikanan
Rumah Abu Bakti Leluhur Yayasan Budi Luhur Resmi Berdiri dan Digunakan
HUT Bhayangkara ke-80, Ditpolairud Polda Jambi Tanam 2000 Mangrove di Pesisir Kuala Tungkal
Hadiah Jutaan, Turnamen Domino TS Sukses Digelar
Menjelang Akhir Tahun, DPD PAN Tanjab Barat Berbagi Bersama Anak Yatim
DPD PAN Tanjab Barat Gelar Workshop Literasi Politik
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Dinkes Tanjab Barat Sediakan Rumah Oksigen

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Kabut Asap Kian Pekat, SMSI bersama Dinkes Tanjab Barat Bergerak Bagikan Masker

Selasa, 22 September 2026 - 15:42 WIB

Nelayan Tanjab Barat Dapat Pelatihan Pelapisan Fiber dan Perbaikan Kapal dari Dinas Perikanan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Rumah Abu Bakti Leluhur Yayasan Budi Luhur Resmi Berdiri dan Digunakan

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:17 WIB

Hadiah Jutaan, Turnamen Domino TS Sukses Digelar

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:20 WIB

Menjelang Akhir Tahun, DPD PAN Tanjab Barat Berbagi Bersama Anak Yatim

Sabtu, 27 Desember 2025 - 17:25 WIB

DPD PAN Tanjab Barat Gelar Workshop Literasi Politik

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:53 WIB

Bupati Anwar Sadat Serahkan 59 Motor Baru untuk Da’i Desa Siap Gaspol

Berita Terbaru