LIVE TV
Seorang Warga Desa Terjun Gajah Tanjab Barat Tewas Ditelan Ular Piton 5 Manfaat Tanggal tua yang Belum Anda Ketahui Inilah 6 Alasan Pentingnya Menggunakan Casing HP Mengenaskan, Seorang Wanita di Kuala Tungkal Dibunuh Tetangganya Saat Sholat Jum’at, Kebakaran Landa Pemukiman di Tungkal Harapan

Home / Berita

Selasa, 28 September 2021 - 08:37 WIB

Oprit Jembatan Pargom Tuai Masalah, Wabup Hairan Menghentikan Sementara Pembangunannya

INDOJAMBI.ID – Pembangunan oprit jembatan yang berlokasi di Jalan Sri Sudewi Parit Gompong (Pargom) Kuala Tungkal menuai masalah.

Pasalnya, oprit jembatan yang dibangun tersebut banyak mendapat keluhan warga. Bagaimana tidak, pembangunan oprit jembatan dianggap terlalu tinggi sampai menutup akses rumah warga sekitar.

Menanggapi keluhan warga sekitar, Wakil Bupati Tanjab Barat Hairan, SH langsung turun mengecek kebenaran informasi tersebut, Senin (27/09).

Dengan didampingi Asisten Perekonomian Haji Erwin dan Sekretaris Dinas PUPR R Sukrianto, Wabup Hairan meminta agar kontraktor pelaksana menghentikan dahulu pengerjaan oprit jembatan tersebut untuk sementara waktu dengan melakukan evaluasi ulang, karena menurutnya bila diteruskan pembangunannya dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah baru dikemudian hari.

BACA JUGA  Karena Video, Kadis Perhubungan Kabupaten Tanjab Barat Dilaporkan ke Kepolisian

Namun demikian, dirinya sangat mendukung pembangunan jembatan tersebut, hanya saja yang jadi persoalan adalah soal design oprit nya yang dianggap terlalu tinggi.

“Kita hentikan dulu pekerjaan opritnya sementara waktu, kalau jembatannya tidak masalah. Kalau dilihat ini selain berbahaya juga berdampak bagi perekonomian masyarakat yang tempat usahanya tertutup oleh oprit jembatan yang sedang dikerjakan,” ujar Wabup.

BACA JUGA  Wabub Harian Rakor bersama Wagub Provinsi Jambi Mengenai Kebijakan Fasilitasi Komisi Daerah Lanjut Usia

Seperti yang diungkapkan oleh Darmin Pasaribu warga RT 12, ia mengatakan bahwa sejumlah rumah warga di sekitar jembatan tersebut tampak miring bahkan lorong tertutup.

“Ada sekitar tujuh rumah yang miring karena pengerjaan pasak bumi dan juga kami mau keluar bagaimana jalan keluar lorong tertutup,” sebutnya.

Sebagai informasi, pembangunan jembatan yang pendanaannya bersumber dari APBN tersebut dikerjakan oleh PT Jambi Energi Cemerlang dengan nilai 18 miliar rupiah. (Ame)

Share :

Baca Juga

Berita

Beberapa Akun Palsu Medsos yang Muncul Selama Pilkada Dalam Catatan Polres Tanjab Barat

Berita

Analisis Kemenangan Anwar Sadat-Hairan Pada Pilkada Tanjab Barat Barat

Berita

UPP Kab Tanjab Barat Berikan Sosialisasi Saber Pungli kepada Pegawai di Tiga OPD

Berita

203 Peserta Ikut Seleksi Petugas Damkar Tanjab Barat, Wabub Berikan Motivasi

Berita

Pemkab Tanjab Barat Usulkan ke Pemprov Pelaksanaan MTQ Dijadwalkan 30 September 2021

Berita

Bupati Tanjab Barat Resmikan Pengoperasian Ambulance Air

Berita

Shalat Jumat di Tengah Wabah Corona oleh: Zakaria Ansori, SHI, MH

Berita

Reses di Kecamatan Tebing Tinggi, Anggota Dewan Nova Anggun Sari Serap Aspirasi Masyarakat