LIVE TV
Argentina Juara Copa Amerika Setelah Tundukkan Brazil di Final Selesai, Hasil Hitung Cepat KPU Pilkada Tanjab Barat, Anwar Sadat-Hairan 44,7%, Mulyani-Amin 34,4% dan Mukhlis-Supardi 20,9% Paslon Anwar Sadat – Hairan Dapat Nomor Urut 2 HUT Ke 22, DPD PAN Tanjab Barat Sambangi Panti Asuhan Aisyah PAN Resmi Usung Anwar Sadat-Hairan di Pilbup Tanjab Barat

Home / Berita

Jumat, 26 November 2021 - 20:23 WIB

SKK Migas Diminta Transfaran, Wabub Hairan: Dari 200 Lebih Titik Sumur yang Produktif Berapa?

INDOJAMBI.ID – Wakil Bupati Tanjab Barat Hairan ikuti dan berdiskusi dengan PT QIS Indonesia Sejahtera ( QComm ) yang sedang melakukan studi independen dari SKK Migas secra virtual di ruang rapat Wakil Bupati Tanjabbarat, Jumat (26/11).

Wakil Bupati turut didampingi, Kepala Bappeda Ir. H. Firdaus Khatab MM dan Kabag SDA Suparti.

Dalam diskusi, Hairan mengatakan sebagai salah satu daerah penghasil Migas, Pemkab Tanjab Barat meminta adanya transparansi serta insentif khusus bagi daerah penghasil Migas dari SKK Migas.

“Dari 200 lebih titik sumur yang produktif berapa? yang tidak menghasilkan berapa? hasilnya berapa sebulan? yang distok berapa? data detail itu yang sampai sekarang kami tidak ada,” sentil Wabup saat diskusi.

BACA JUGA  77 Box Benih Lobster Ditemukan di Jembatan Parit 2 Kuala Indah, Tanjab Barat

Jika hal tersebut tidak transparan, menurut Hairan daerah penghasil Migas seperti Tanjab Barat tidak ada bedanya dengan Daerah yang tidak menghasilkan Migas.

“Terus apa untungnya kami sebagai penghasil Migas jika kami tidak menikmati hasil. Jangan sampai seperti pepatah bagaikan ayam mati di lumbung padi berlaku untuk Tanjab Barat,” ujarnya.

Hairan juga menuntut agar insentif untuk Tanjab Barat dibedakan dengan Daerah yang tidak menghasilkan Migas. “Kami penghasil migas harus ada perbedaan dengan Daerah yang tidak menghasilkan Migas, selain itu tenaga kerja lokal juga wajib dijadikan pertimbangan,“ bebernya.

Antara SKK Migas dan Pemkab Tanjab Barat, ujar Hairan, harus ada juri atau wasit dari Kementrian ESDM. “Minimal Dirjen jika ada kesalahan ada yang menyetop atau menegur, saat ini kan kami kekanan, SKK Migas ke kiri memang harus ada wasitnya,” tegasnya.

BACA JUGA  M. Ardiyansyah Anak Muda Millenial Siap Ramaikan Pilkades Mekar Jaya

Sementara Kepala Bapeda Firdaus Khatab soroti perihal komunikasi antara Pemkab Tanjab Barat dan pihak SKK Migas yang selama ini terjadi.
“Selama ini kami merasa dipersulit dari hal komunikasi. Anehnya saat ini kami merupakan penghasil Migas terbesar di Provinsi Jambi, akan tetapi masyarakat kami susah dapat Gas,” imbuhnya.

Kabag SDA Suparti mengungkapkan peran SKK Migas di Tanjab Barat yang masih dinilai minim.

“Kewenangan SKK Migas tidak ada di Kabupaten, bahkan saat terjadinya pencemaran lingkungan dan konflik, SKK Migas terkesan bungkam,” tukasnya. (*)

Share :

Baca Juga

IMG 20210412 WA0143

Berita

Syuprayogi Syaiful Jabat Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat
IMG 20191230 214019 compress66

Berita

Sambut Tahun Baru 2020, Polres Tanjab Barat Laksanakan Istighotsah dan Do’a Bersama
IMG 20220116 WA0019

Berita

Susuri Area Mangrove Pangkal Babu, Bupati Anwar Sadat akan Garap Serius sebagai Ekowisata Andalan
IMG 20210803 WA0004

Berita

Pemkab Tanjab Barat Usulkan ke Pemprov Pelaksanaan MTQ Dijadwalkan 30 September 2021
IMG 20210923 WA0073

Berita

Ini 11 Lokasi Pertandingan MTQ Tingkat Provinsi Jambi ke-50 di Tanjab Barat
FB IMG 1632324937910

Berita

Bupati Tanjabbar Tinjau Kerusakan Jalan dan Jembatan di Kecamatan Betara
b24e2afa bdee 4079 91d3 741e6431a10c 169

Berita

Polres Tanjab Barat Usut Pesan Berantai Informasi Hoax Sudutkan Kandidat Paslon Bupati
FB IMG 1632792515757

Berita

Oprit Jembatan Pargom Tuai Masalah, Wabup Hairan Menghentikan Sementara Pembangunannya